Hukum Membaca Niat Puasa Ramadhan di Islam

Sunday, May 8th 2016. | Berpuasa

Laporkan Iklan Ini Tidak Layak
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Hukum Membaca Niat Puasa Ramadhan – Pembahasan mengenai Puasa Ramadhan ialah Puasa Wajib yang dapat dilakukan oleh semua Muslim di Bulan Ramadhan karena untuk Hukum Mengerjakan Puasa Ramadhan ialah Fardhu atau wajib dikerjakan di Ajaran Islam dan bahwasanya Alloh Swt telah memerintahkan kepada seluruh Hambanya (Muslim) untuk menunaikan Puasa di Bulan Ramadhan seperti tlah dijelaskan dan diterangkan didalam Al Qur’an Surat Al Baqarah ayat 183 yg berbunyi, ” Hai Orang – Orang yg beriman, tlah diwajibkan oleh kalian untuk berpuasa sebagaimana tlah diwajibkan atas Orang2 sebelum km agar km bertaqwa (QS. Surat Al Baqarah Ayat 183) ”.

Oleh karena itu dengan melihat Al Qur’an Surat Al Baqarah Ayat 183 tersebut maka sudah dipastikan bahwa Puasa di Bulan Ramadhan merupakan Puasa Wajib yang harus dilakukan oleh setiap Muslim baik itu Muslim Pria ataupun Muslimah Wanita sehingga mereka akan mendapatkan Pahala serta Keutamaan Puasa Ramadhan bagi mereka yang mengerjakan dan akan mendapatkan Dosa Besar bagi setiap Muslim yg dengan sengaja meninggalkan atau tidak mengerjakan Puasa di Bulan Ramadhan ini karena sekali lagi Hukum Puasa di Bulan Ramadhan ialah Wajib dikerjakan oleh setiap Muslim yang telah masuk kedalam Syarat Wajib dan Sah Berpuasa.

Sedangkan didalam Tata Cara Mengerjakan Puasa Ramadhan sendiri sangatlah mudah dan gampang sekali karena kalian sebagai seorang Muslim hanya diwajibkan untuk menahan Makan (Lapar), Haus (Minum), Menahan Syahwat (Hawa Nafsu) dan meninggalkan hal yang dapat membatalkan Puasa Ramadhan dari masuknya Waktu Imsak sampai terbenamnya Matahari karena jika Matahari telah terbenam maka kalian sudah bisa Berbuka Puasa atau membatalkan Puasa Ramadhan. Adapun untuk Waktu Mengerjakan Puasa Ramadhan dikerjakan hanya di Bulan Ramadhan dlm Kalender Hijriah selama satu bulan penuh sehingga kalian harus mengerjakan Puasa Wajib di Bulan Ramadhan ini selama Sebulan Penuh di Bulan Ramadhan dan jika meninggalkan Puasa Ramadhan sehari, dua hari maupun beberapa hari saja, baik sengaja maupun tidak disengaja maka diwajibkan untuk mengganti Puasa Ramadhan dikemudian hari.


Laporkan Iklan Ini Tidak Layak

Hukum Membaca Niat Puasa Ramadhan di Ajaran Islam

hukum membaca niat puasa

Lalu untuk pembahasan Hukum Membaca Niat Puasa di Bulan Ramadhan sendiri adalah wajib dilakukan oleh setiap Muslim yang akan mengerjakan Puasa Ramadhan karena Niat merupakan termasuk kedalam Rukun Berpuasa sehingga jika kalian Lupa Membaca Niat Puasa Ramadhan dimalam harinya maka Puasa Ramadhan yang dilakukan oleh kalian tidaklah Sah dan Mubah. Nabi Muhammad Saw pernah bersabda didalam Hadist Bukhari dan Muslim yang mengatakan bahwa, ” Segala amal kebaikan itu tergantung kepada Niatnya dan setiap Orang hanya mendapatkan (Pahala) sesuai Niatnya Maka barang siapa yg hijrahnya hanya kepada Alloh dan Rosulnya maka Hijrahnya itu sampai kpd Alloh dan Rosulnya tetapi barang siapa yg hijrahnya kpd kesenangan dunia maka hijrahnya itu sampai kpd yg ia tuju (HR. Bukhari dan Muslim) ”.

Oleh karena itu bisa disimpulkan bahwa didalam Hukum Membaca Niat Puasa Ramadhan ialah wajib dilakukan oleh setiap Muslim yang akan mengerjakan Puasa Ramadhan di esok harinya dan dlm membaca Niat Puasa Ramadhan tidak diwajibkan dibacakan dg keras secara lisan karena untuk Pengertian Niat adalah Maksud dan Kehendak sehingga Niat hanya didalam hati akan mengerjakan Puasa Ramadhan untuk esok hari pun sudah termasuk kedalam Niat Berpuasa Ramadhan, hanya saja dibolehkan bagi kalian membaca Niat Puasa di Bulan Ramadhan yg dibacakan secara lisan dimulut dengan khusyu memohon Ridho dari Alloh Swt.


Laporkan Iklan Ini Tidak Layak

Adapun untuk Waktu Membaca Niat Puasa Ramadhan bisa kalian lakukan disepanjang Malam hari sampai sebelum terbitnya Fajar (Masuk Waktu Imsak), maka dari itu jika setiap Muslim Berniat Mengerjakan Puasa di Bulan Ramadhan saat terbitnya Fajar atau di Pagi Hari maka Puasa Wajib Ramadhan tersebut tidaklah Sah dan dalam hal ini telah disetujui oleh Empat Mazhab yang berbeda yakni Mazhab Hanafi, Mazhab Syafi’i, Mazhab Hambali serta Mazhab Maliki. Lalu didalam Hadist Abu Daud, Hadist At Tirmidzi dan Hadist Ibnu Majah pun telah dijelaskan bahwa Ibnu Umar dan Hafshah Ra mengatakan, ” Barangsiapa yg tidak membaca Niat Puasa dimalam hari sampai sebelum terbitnya Fajar maka tidak ada puasa baginya atau Puasanya tidak sah (HR. Abu Daud, Ibnu Majah dan At Tirmidzi) ”.


Laporkan Iklan Ini Tidak Layak
tags: , , ,
Artikel Terkait :
loading...