Hukum Menjawab Adzan dan Iqamah di Islam

Hukum Menjawab Adzan – Adzan dan Iqamah merupakan bacaan ayat yg berguna untuk untuk menandakan sudah masuk waktunya untuk mengerjakan sholat dan untuk memanggil atau mengajak para kaum muslim untuk mengerjakan sholat secara bersama – sama atau berjamaah.

Sedangkan untuk Bacaan Doa Setelah Adzan sudah kami jelaskan sebelumnya di blog ini, begitu pula penjelasan tentang Bacaan Doa Setelah Mendengarkan Adzan untuk para kaum muslim sehingga disini kami akan memberikan informasi kepada anda terkait Hukum Menjawab Adzan dan Hukum Menjawab Iqamah di ajaran islam karena di jaman sekarang sudah banyak remaja maupun orang dewasa yg sangat meremehkan Bacaan Adzan dan Bacaan Iqamah.

Walaupun Muadzin sudah mengumandangkan Adzan tetapi kebanyakan dari masyarakat disekitar malah tetap asik mengobrol dan menonton acara televisi tanpa adanya niatan untuk Menjawab Adzan dan Menjawab Iqamah. Sedangkan untuk penjelasan Hukum Menjawab Adzan dan Hukum Menjawab Iqamah sudah kami tuliskan dibawah ini yg terlengkap.

Hukum Menjawab Adzan dan Iqamah di Islam

hukum menjawab adzan dan iqamah

Hukum Menjawab Adzan dalam Islam

Hukum Menjawab Adzan bagi seorang muslim yg mendengar suara Adzan, maka disunnahkan baginya untuk menjawabnya dg jawaban yg sama dg apa yg terdapat didlm kalimat Adzan tersebut. Adapun ada ayat yg terdapat di dlm bacaan Adzan yg harus dijawab dg bacaan yg tak sama yaitu kalimat ayat : ” Hayya ‘ alash shalaah ” dan ” Hayya ‘alal falah ” maka anda harus menjawab : ” Laa Haula Walaa Quwwata Illa Billaahi ”

laa haula walaa quwwata illa billahi

Kemudian pd Adzan subuh, ketiika muadzin mengucapkan kalimat : ” Ash Shalaatu Khairum Minan Naumi 2x ” 

“As shalaatu khairum minan naumi [dua kali]

Maka kita harus menjawab dg bacaan : ” Shadaqta Wabararta Wa Anaa ‘ Alaa Dzaalika Minasy Syaahidiina ”.

Shadaqta wabararta wa anaa ‘alaa dzaalika minasy syaahidiina

Hukum Menjawab Iqamah dalam Islam

Hukum Menjawab Iqamah untuk mereka yg mendengarkan bacaan lafal Iqamah maka disunnahkan baginya untuk menjawab nya. Bagi kaum muslim yg mendengarkan iqamah kalimat demi kalimat maka dijawab sama seperti yg diucapkan oleh Muadzin. Kecuali pada kalimat lafal iqamah : ” Qad Qaamatish ” maka dijawab oleh anda dg lafal : ” Aqaamahallaahu Wa Adaamahaa Waja’alanii Min Shaalihii Ahlihaa ”.

Aqaamahallaahu Wa Adaamahaa Waja'alanii Min Shaalihii Ahlihaa

Kesimpulan yg bisa kami berikan kepada anda terkait informasi didlm artikel ini adalah Hukum Menjawab Adzan dan Iqamah adalah Sunnah sehingga jika anda menjawab bacaan adzan dan iqamah maka anda akan mendapatkan pahala sedangkan untuk tidak menjawab maka anda tidak mendapatkan apa – apa.

Mungkin cuma itulah penjelasan yg bisa kami berikan kepada anda terkait Hukum Menjawab Adzan dan Hukum Menjawab Iqamah dan kami harap artikel dan informasi ini dapat berguna dan menjadi ilmu baru yg bisa dapat peroleh untuk anda sehingga anda menjadi lebih menghormati dan memahami bacaan Adzan dan Iqamah yg dikumandangkan oleh Muadzin.

loading...