Jumlah Rakaat Shalat Tarawih di Ajaran Islam

Monday, April 18th 2016. | Shalat Tarawih

Laporkan Iklan Ini Tidak Layak
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Jumlah Rakaat Shalat Tarawih – Pembahasan tentang Shalat Tarawih ialah salah satu Shalat Sunnah didalam ajaran Islam yang dapat dilakukan oleh setiap Muslim baik Muslim Laki – Laki maupun Muslim Perempuan di Bulan Ramadhan pada Kalender Islam (Kalender Hijriah) karena untuk Hukum Mengerjakan Shalat Tarawih sendiri Sunnah Muakkad yang memiliki pengertian Shalat Sunnah yg diutamakan untuk dikerjakan dan hampir mendekati Shalat Wajib Lima Waktu sehingga jika kalian mengerjakan Shalat Sunnah Tarawih maka akan mendapatkan pahala dan keutamaan yg banyak, tetapi tidak akan mendapatkan Dosa bagi mereka yang meninggalkan Shalat Sunnah Tarawih.

jumlah rakaat shalat tarawih di ajaran islam

Adapun untuk Waktu Mengerjakan Shalat Tarawih dilakukan hanya di Bulan Ramadhan pada Kalender Hijriah selama sebulan penuh atau selama tiga puluh hari dimalam hari setelah mengerjakan Sholat Isya sampai sebelum terbitnya Fajar dan Shalat Tarawih ini bisa dikerjakan secara sendirian ataupun berjamaah, hanya saja lebih baik dikerjakan secara berjamaah di Masjid setelah mengerjakan Shalat Isya karena untuk Keutamaan Mengerjakan Shalat Tarawih secara berjamaah pahala yang akan dilipat gandakan dan lebih banyak daripada mengerjakan Shalat Tarawih secara sendirian.


Laporkan Iklan Ini Tidak Layak

Jumlah Rakaat Shalat Tarawih di Ajaran Islam

Sedangkan untuk pembahasan tentang Berapa Jumlah Raka’at Shalat Tarawih di Bulan Ramadhan sendiri memang terdapat perbedaan yang cukup bagus untuk dijelaskan karena khususnya di Indonesia banyak Masyarakat Muslim yang mengerjakan Shalat Tarawih dengan 11 Raka’at serta ada juga yang mengerjakan Shalat Tarawih dengan 23 Raka’at dan manakah yang benar menurut para ulama yg telah ditetapkan oleh Ijma ?

Maka jawaban dari pertanyaan tersebut ialah Jumlah Shalat Tarawih 23 Raka’at dikerjakan pertama kali oleh Umar Bin Khattab karena pada sebelumnya Shalat Tarawih dihentikan pada masa Nabi Muhammad Saw padahal Nabi telah melakukan selama tiga sampai tempat kali saja, tetapi Nabi Muhammad Saw menghentikan Shalat Tarawih karena beliau takut bahwa nanti Shalat Tarawih akan menjadi Wajib atau Hukumnya Wajib untuk dikerjakan oleh setiap Muslim.

Sehingga pada masa khalifah Umar Bin Khatttab menghidupkan kembali Shalat Sunnah Tarawih secara berjamaah dengan Jumlah Raka’at Shalat Tarawih 20 Raka’at dan ditambah dengan Tiga Raka’at Shalat Witir. Kemudian setelah itu Umat Muslim banyak yang menjalankan Shalat Tarawih di malam hari pada Bulan Ramadhan dengan Jumlah Raka’at 20 Raka’at ditambah 3 raka’at shalat witir, adapun Mazhab Hanafi, Mazhab Maliki, Mazhab Syafi’i dan Mazhab Hanabilah telah sepakat dan menetapkan Jumlah Dua Puluh Raka’at untuk Shalat Tarawih.


Laporkan Iklan Ini Tidak Layak

Sedangkan untuk Jumlah Raka’at Shalat Tarawih 11 Raka’at sendiri diutarakan oleh pendapat Orang – Orang Akhir Zaman seperti Ash Shan’ani pada tahun 1182 H, Al Mubarakfury pada tahun 1353 H dan Al Albani, walaupun mereka mengerjakan Shalat Sunnah Tarawih dengan Jumlah Raka’at sebanyak Sebelas Raka’at tetapi mereka tidak menyalahkan pendapat yang mengerjakan Shalat Tarawih sebanyak Dua Puluh Raka’at.


Laporkan Iklan Ini Tidak Layak
tags: , ,
Artikel Terkait :
loading...