Hukum Melakukan Keramas Saat Bulan Puasa Ramadhan

Tuesday, April 5th 2016. | Berpuasa, Bulan Ramadhan
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Hukum Keramas Saat Bulan Puasa | Untuk menjawab pertanyaan teman teman mengenai boleh atau tidaknya melakukan keramas saat pada bulan puasa ramadhan karena banyak orang-orang yang tidak tahu mengenai hal ini maka dari itu pada kesempatan ini akan menjelaskan secara detail mengenai hukum melakukan keramas pada bulan ramadhan. Untuk mengetahui penjelasan lengkapnya, silahkan simak ulasan pembahasannya dibawah ini.

Keramas Saat Bulan Puasa

Sebelum kami membahas mengenai hukum melakukan keramas di bulan puasa, kami terlebih dahulu ingin menjelaskan tentang hal yang membatalkan puasa ramadhan. Sebab penjelasan mengenai hukum melakukan keramas pada bulan ramadhan ini, sangat berkaitan dengan beberapa hal yang dapat membatalkan puasa ramadhan. Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat 9 hal yang membatalkan puasa ramadhan yang ada dibawah ini.

  1. Memasukan benda yang disengaja ke dalam lubang sesuatu seperti minum, makan dan segala sesuatu yang masuk melalui lubang yang ada pada anggota tubuh hingga sampai ke organ lambung.
  2. Melakukan hubungan (suami istri) di siang hari dengan sengaja baik itu dengan suami maupun isterinya.
  3. Melakukan pengobatan terhadap kemaluan dan pada dhuburnya.
  4. Muntah yang disengaja, akan tetapi jika muntah tidak sengaja atau muntah karena sakit maka itu tidak membatalkan puasa.
  5. Keluarnya sprema atau air mani yang disengaja baik itu dengan cara di usaha tangan sendiri maupun dilakukan oleh tangan seorang istri yang sah.
  6. Kemudian untuk wanita yang dapat membatalkan puasa ramadhan yaitu haid atau keluarnya darah dari kemaluan.
  7. Selain haid, yang dapat membatalkan puasa ramadhan khusus wanita yaitu nifas, dimana nifas tersebut merupakan proses keluarnya darah dari dalam kemaluan perempuan setelah melahirkan.
  8. Hilang akal atau gila
  9. Dan hal yang dapat membatalkan puasa ramdhan yang terakhir yaitu murtad, dimana seorang telah keluar dari agama Islam.

Tentunya dengan melihat penjelasan mengenai hal yang dapat membatalkan puasa ramadhan diatas,kami berharap anda mengetahui apa saja yang dapat membatalkan puasa ramadhan. Terus apa hubungannya melakukan keramas dibulan puasa ramadhan dengan perkara yang membatalkan puasa ramadhan. Anda bisa melihat penjelasan hal yang membatalkan puasa ramadhan yang pertama, dimana salah satu hal yang dapat menyebabkan batalnya puasa ramdahan apabila memasukan sesuatu ke dalam lubang organ tubuh dengan sengaja. Dan jika melakukan keramas, yang namanya lubang hidung atau telinga sangat rentan ke masukan air. Sebab melakukan keramas pastinya akan membutuhkan air yang banyak untuk membersihkan rambut tersebut. Terus apa hukum melakukan keramas pada bulan ramadhan? Untuk penjelasan lengkapnya silahkan lihat dibawah ini.

Keramas Saat Bulan Puasa

Menurut para ulama melakukan keramas saat bulan puasa ramadhan, dibolehkan asalkan anda bisa menjamin air tidak terhirup atau masuk ke dalam lubang telinga, hidung dan mulut. Adapun untuk dasar dalil atau hadist yang dijadikan untuk membolehkan keramas pada bulan ramadhan yakni hadist Nabi yang diriwayatkan oleh HR. Ahmad yang ada dibawah ini.

dalil tentang keramas waktu puasa


Laporkan Iklan Ini Tidak Layak

Itulah dalil yang menjadi dasar dibolehkannya melakukan keramas di bulan puasa ramadhan, semoga dengan adanya pembahasan ini bisa menambah pengetahuan anda mengenai wawasan tentang agama Islam.

Dan sudah bisa dipastikan kalau anda keramas dengan menjaga air tidak masuk kedalam anggota tubuh kita seperti mulut, hidung, dan telinga itu boleh saja, anda bisa saja menggunakan alat bantu topi keramas agar anda tidak mendapati air masuk kedalam tubuh anda


Laporkan Iklan Ini Tidak Layak
tags: , ,