Pengertian Nuzulul Qur’an Secara Harfiah dan Istilah

Nuzulul Qur’an – Pengertian Nuzulul Qur’an secara harifah memiliki makna turunnya Al Qur’an (kitab suci agama Islam), secara umum pengertian nuzulul Quran ialah peristiwa turunnya Al Qur’an secara keseluruhan diturunkan dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah di langit dunia. Kemudian diturunkan secara berangsur – angsur kpd Rasulullah SAW sesuai dgn peristiwa – peristiwa dengan jangka waktu kurang lebih 23 tahun.

Wahyu pertama yang diturunkan kpd Nabi Muhammad SAW ialah surat Al Alaq ayat 1 sampai 5. Saat wahyu tersebut diturunkan, Rasulullah SAW sedang berada di Gua Hira. Pada saat itu Malaikat Jibril tiba – tiba datang menyampaikan wahyu tersebut. Kemudian didalam waktu turunnya wahyu itu sendiri terdapat beberapa perbedaan pendapat dikalangan Jumhur Ulama, dimana ada yang berpendapat bahwa peristiwa Nuzulul Qur’an terjadi di bulan Rabiul Awal tanggal 8 atau 18.

Pendapat ulama lainnya ada yang mengatakan terjadi saat bulan Rajab tanggal 17 atau 27 (berdasarkan riwayat Abu Hurairah), lainnya lagi berpendapat pada bulan Ramadhan tanggal 17 (berdasarkan Al Bara’ bin Azib), tanggal 21 Ramadhan (Syekh Al Mubarakfuriy), dan 24 Ramadhan (Aisyah, Jabir serta Watsilah bin Asqo’).

“Bulan Ramadhan, bulan yg didalamnya dirutunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia serta penjelasan – penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yg hak dan yg batil). Karena itu, barangsiapa diantara kamu yg hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah dia berpuasa pd bulan tersebut, dan barangsiapa sakit atau dlm perjalanan (lalu dia berbuka),

pengertian nuzulul qur'an

Jika bulan Ramdhan merupakan bulan dimana Allah SWT menurunkan Al Qur’an kpd Rasulullah SAW yg dijadikan sebagai petunjuk umat manusia mengenai hal yang hak dan batil. Bulan Ramadhan juga menjadi bulan diturunkannya kitab – kitab Nabi lainnya sebelum Nabi Muhammad SAW.

Sebagaimana hal tersebut telah diterangkan dalam hadits yang artinya :”Lembaran – lembaran Nabi Ibrahim diturunkan pd permulaan malam Ramadhan serta kitab Taurat diturunkan pd tanggal 6 Ramadhan, dan kitab Injil tanggal 13 Ramadhan, sedangkan Al Qur’an diturunkan tanggal 24 Ramadhan.”

Cara Penyampaian Al Qur’an Kepada Nabi Muhammad SAW

Adapun untuk cara penyampaian wahyu atau Al Qur’an terhadap Nabi Muhammad SAW itu sendiri ada tiga macam cara, yaitu:

1. Malaikat Jibirl langsung menurunkan wahyu ke dlm hatinya, dalam hal tersebut Rasulullah SAW tidak melihat Malaikat Jibril atau apapun. Hanya saja, Beliau merasa ayat tersebut sudah berada didalam kalbunya. Mengenai hal tersebut, Rasulullah SAW mengatakan “Ruhul Kudus (istilah lain utk Malaikat Jibril) mewahyukan kedalam kalbuku” (QS. Asy Suura ayat 51).

2. Malaikat menempakan dirinya kpd Nabi Muhammad Sallallahu alaihi wasallam dengan wujud seorang laki – laki yg mengucapkan kata – kata kepadanya, sehingga Beliau mengetahui serta hafal dengan kata – kata tersebut.

3. Wahyu datang kepada Nabi Muhammad Sallallahu alaihi wasallam secara tiba – tiba seperti gemerincing lonceng. Cara seperti inilah yang teramat berat dirasakan oleh Nabi Muhammad Sallallahu alaihi wasallam, terkadang pada bagian keningnya akan mengeluarkan keringat, meskipun saat turunnya wahyu tersebut pada saat cuaca sedang sangat dingin. Terkadang juga unta Beliau terpaksa untuk berhenti serta duduk karena merasa amat berat, bila wahyu tersebut turun pada saat Beliau menaiki unta.

Mungkin hanya seperti itu saja pembahasan mengenai Nuzulul Qur’an yang bisa menulis sampaikan kepada kalian para pembaca di Rukun Islam ini, dan semoga saja apa yang telah dituliskan dan dijelaskan didalam artikel ini bisa bermanfaat bagi kalian Para Pembaca Online. Hal ini dikarenakan, sebagai penulis sangat meyakini bahwa diluar sana pasti masih banyak Masyarakat Muslim yang belum begitu mengerti akan Pengertian Nuzulul Qur’an ini sehingga dengan adanya ulasan ini semoga bermanfaat bagi kalian semua.

loading...