Pengertian Wali Nikah Dan Urutan Wali Nikah Dalam Islam

Thursday, July 23rd 2015. | Menikah
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Pengertian Wali Nikah Dan Urutan Wali Nikah Dalam Islam | untuk anda yang masih belum paham betul soal wali nikah kali ini rukun islam akan memberikan pengertian wali nikah secara mendetail dan jelas sehingga anda tidak salah kaprah ketika menikah atau menikahkan anak atau saudara anda , wali nikah itu sendiri adalah orang yang menikahkan wanita dengan pria, dan wali nikah sendiri itu adalah salah satu rukun nikah yang memang wajib untuk dipenuhi agar pernikahannya sah dimata agama karena jika  ada orang yang menikah tanpa adanya wali pastinya tidak akan bisa sah pernikahan yang dilakukan

Wali Nikah

dan ada beberapa syarat orang yang bisa menjadi wali nikah yaitu :

  1. Wali nikah itu seorang pria bukan wanita
  2. Sudah dewasa atau sudah baligh
  3. Mau menjadi wali karena kemauan diri sendiri
  4. Wali Tidak sedang ihram haji ataupun umroh
  5. Tidak Gila atau cacat fikiran (terlalu tua)

Jika anda akan menikah atau menikahkan orang, wali nikah itu memang sangatlah dibutuhkan keberadaannya karena ini menentukan sahnya pernikahan itu sendiri, karena wali nikah akan melakukan penyerahan atau ijab dan penerimaan qabul oleh pasangan laki-laki (yang akan menjadi suami), dan wali nikah itu sendiri terbaru menjadi 2 (dua) jenis  yaitu

Wali Nikah Nasab

Wali nikah Nasab ini adalah seorang wali yang perwakilannya menjadi wali berdasarkan oleh hubungan kandung atau sedarah seperti orang tua kandung


Laporkan Iklan Ini Tidak Layak

Wali Nikah Hakim

Wali nikah hakim ini adalah wali nikah yang ada karena orang tua perempuan sudah tidak ada di dunia ini, atau pihak orang tua menolak untuk menikahkan anaknya, mungkin juga karena berbagai sebab lain (cacat, gila)

dan anda juga harus mengetahui urutan wali nikah yang ada dalam pasal 11 Hukum Islam yang sudah kami siapkan untuk anda :

  1. Wali Nikah Ayah Kandung
  2. Kakek ( yang berada dari garis keturunan ayah kandung atau masih dalam garis keturunan laki-laki)
  3. Saudara Laki-laki yang sekandung ( bisa kakak atau adik)
  4. Saudara laki-laki seayah ( anak dari istri kedua ayah)
  5. Anak Laki laki dari saudara laki-laki yang masih sekandung ( keponakan dari kakak atau adik laki-laki)
  6. Anak laki-laki dari saudara laki laki seayah ( keponakan dari saudara laki-laki istri kedua ayah)
  7. Anak laki-laki dari anak laki-laki yang berasal dari saudara laki-laki sekandung
  8. Anak laki-laki dari anak laki-laki yang berasal dari saudara laki-laki seayah
  9. Saudara laki-laki dari ayah sekandung
  10. Saudara Laki-laki dari Ayah seayah (paman yang seayah)
  11. Anak laki-laki yang berasal dari paman sekandung
  12. Anak laki-laki yang berasal dari paman seayah
  13. Saudara laki-laki dari kakek seayah
  14. Anak laki-laki yang berasal dari saudara laki laki kakeh yang sekandung
  15. Anak laki-laki yang berasal dari saudara laki-laki kakek seayah

dan itulah urutan wali nikah yang sah dan bisa menikahkan mempelai wanita apabila terdapat banyak sekali kendala dalam pernikahan anda sampai anda harus memakai beberapa urutan dari wali nikah ini, namun yang paling utama dan wajib untuk menikahkan tetap ayah kandung


Laporkan Iklan Ini Tidak Layak
tags: , ,