Hukum Puasa Bagi Orang Sakit di Ajaran Islam

Thursday, April 14th 2016. | Berpuasa

Laporkan Iklan Ini Tidak Layak
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Hukum Puasa Bagi Orang Sakit | Menjalankan atau mengerjakan puasa ramadhan bagi umat muslim yang sudah memenuhi syarat sahnya puasa adalah hukumnya wajib. Sebab menjalankan puasa ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang harus dilaksanakan bagi umat muslim. Dan dalam mengerjakan puasa ramadhan, semua orang muslim harus menahan hawa nafsu, baik itu menahan rasa lapar, haus, sahwat dan lain sebagainya yang termasuk dalam hawa nafsu dari terbitnya fajar (waktu subuh) sampai terbenamnya matahari (waktu magrib).

Puasa Bagi Orang Sakit

Dan mungkin menahan rasa lapar dan haus,bagi orang yang sehat tidak terlalu berat untuk dijalani. Sebab keadaan badanya sedang feat, dimana organ yang ada didalam tubuhnya bekerja secara maksimal. Akan tetapi menahan haus dan lapar, untuk orang yang sakit tentunya bisa menjadi masalah sendiri yang mungkin bisa menambah parah sakit yang di deritanya. Dan menjadi yang persoalan, bagaimanakah hukum puasa bagi orang sakit? Terus apa saja yang menjadi tolak ukur orang yang sakit tidak diperbolehkan untuk tidak berpuasa? Untuk mengenai penjelasan lengkapnya silahkan lihat dibawah ini.


Laporkan Iklan Ini Tidak Layak

Sebelum kami membahas lebih dalam mengenai hukum puasa bagi orang sakit, kami ingin sedikit menjelaskan mengenai keadaan orang sakit.

Pertama, keadaan dimana orang sakit tidak sama sekali mampu untuk melakukan puasa. Maka jika keadaan tersebut, orang sakit tersebut tidak di wajibkan untuk berpuasa.

Kedua, orang yang sedang sakit namun masih mampu berpuasa, tetapi jika melakukan puasa bisa membahayakan sakitnya. Jika keadaan seperti ini hukumnya sunnah untuk tidak melakukan puasa.


Laporkan Iklan Ini Tidak Layak

Puasa Bagi Orang Sakit

Kemudian untuk dalil yang menjadikan para ulama dalam menentuk hukum puasa bagi orang sakit yaitu QS. An Nisa, ayat 29 dan QS. Al Baqarah, ayat 185 yang bisa anda lihat dibawah ini.

QS An Nisa 29

Al Baqarah 185

Dan mengenai Hukum puasa bagi orang sakit, kebanyakan para ulama sependapat bahwa orang yang sedang sakit parah tidak di wajibkan untuk berpuasa atau diperbolehkan untuk tidak mengerjakan puasa.Ya meskipun dalam QS Al Baqarah ayat 185 dan hadist Baginda Nabi Saw tidak dijabarkan secara jelas mengenai kategori sakit yang dibolehkan untuk membatalkan atau dibolehkan untuk tidak melakukan puasa ramadhan.

Akan tetapi jika dikaitkan dengan QS. An Nisa ayat 29, sudah sangat jelas bahwa jenis sakit yang diperbolehkan untuk berbuka puasa yaitu apabila karena lapar dan hausnya (puasanya) bisa menjadikan sakit semakin berat atau juga bisa mati. Akan tetapi jika jenis penyakit yang di derita tidak bertambah parah karena rasa haus dan laparnya, maka si orang sakit tersebut di wajibkan untuk berpuasa. Seperti yang kita ketahui,Allah SWT (Maha Bijaksana) sehingga Allah tidak ingin membuat kesukaran kepada hambaNya dalam melaksanakan atau menjalankan ibadah, sesuai yang dijelaskan dalam QS. al Hajj, ayat 78 yang berbunyi Dan tidak menjadikan kesukaran untukmu dalam agama.

Kurang lebihnya hanya itu pembahasan mengenai Hukum puasa bagi orang sakit yang bisa kami jelaskan untuk anda. Kami juga berharap dengan adanya ulasan artikel ini, anda bisa semakin paham mengenai ajaran ajaran Islam. Jangan lupa baca juga tentang Hukum keramas pada bulan ramadhan yang sudah kami jelaskan secara jelas pada kesempatan sebelunya.


Laporkan Iklan Ini Tidak Layak
tags: , ,
Artikel Terkait :
loading...