Pengertian Riba Dan Jenis-Jenisnya Di Islam

Sunday, January 17th 2016. | Riba
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Pengertian Riba | Jika anda sekarang ini sedang bingung atau ingin mengetahui apa itu riba dan apa saja yang termasuk dalam kategori riba didalam Agama Islam ini, kami akan menjelaskannya untuk anda, Riba itu sendiri memiliki arti yaitu menetapkan atau memberikan kelebihan bunga pinjamanan pada saat pengembalian yang didasari dari presentase tertentu dalam suatu pinjaman pokok, dan bunga tersebut dibebankan kepada pinjaman

pengertian Riba

Dan pengertian Riba dalam bahasa memiliki makna sebagai ziyadah{tambahan}, sedangkan dalam pengertian lain yang ada istilah riba itu juga berarti membesar dan juga bertumbuh, dan didalam istilah teknis yang ada riba itu berarti tambahan yang berasal dari harta pokok atau modal secara bathil, ada banyak sekali pendapat yang menjelaskan mengenai hal tersebut namun secara garis besarnya riba itu sendiri adalah penambahan baik itu terjadi pada transaksi pinjaman atau transaksi jual beli yang dilakkan secara bathil dan sangatlah bertentangan dengan prinsip muamalat yang ada didalam Agama Islam

Pada Islam segala bentuk transaksi yang mengandung Riba itu sangatlah dilarang oleh Allah SWT, yang membuat hukum riba itu adalah haram , dan berikut ini adalah beberapa Dalil yang menjelaskan mengenari Riba

Dalil Mengenai Pengertian Riba

firman Allan tentang Riba dalil tentang riba

Didalam Islam mendapatkan keuntungan atau mengambil keuntungan dari suatu pinjaman itu termasuk dalam kategori Riba yang haram, dan hal ini sudah dipertegas dari Q.S. Al-Baqarah :275 yang sudah ada diatas, dan hal ini juga membuat beberapa perbangkan yang menerapkan konsep syariah menggunakan sistem bagi hasil kepada nasabahnya bukan berupa bunga bank seperti bank-bank konvensional yang ada , karena menurut beberapa pendapat dari para ulama termasuk MUI sudah menegaskan bahwa bunga bank itu sendiri termasuk riba


Laporkan Iklan Ini Tidak Layak

Bagaimana Akad itu dikatakan sebagai riba ?

Hal yang paling utama kenapa bunga bank itu termasuk riba adalah pada akad yang terjadi di awalnya, ketika anda sudah menyimpan uang di bank dengan jumlah tertentu anda pastinya dengan mudah akan mengentahui berapa bunga bank yang anda dapatkan, sangatlah berbeda dengan bank yang menggunakan syariah, karena bank syariah ,memberlakukan sistem bagi hasil dan bank tersebut hanya memberikan keuntungan bagi hasil dari apa yang sudah ditabung oleh nasabahnya, dan dampak dari akad ini memang sangat panjang jika anda menabung untuk mendapatkan bunga dalam jumlah tertentu atau bunga yang sudah anda ketahui ketika menabung dalam jumlah banyak, maka yang akan menjadi sasaran bank untuk menutupi jumlah bunga yang akan dibayarkan kepada nasabah adalah pengusaha yang meminjam modal atau uang bank konvesional pada bank tersebut, dan kerugian sudah pasti jelas dibebankan kepada peminjam uang, sangatlah berbeda dengan anda yang menabung dalam bank syariah karena sudah menggunakan sistem bagi hasil, uang yang akan diberikan kepada nasabah sesuai dengan kesepakatan yang ada diawal semisalkan anda sudah sepakat akan mendapatkan keuntungan 60% dari keuntungan dan bank akan mendapatkan 40% maka hanya 40% keuntungan saja yang didapatkan oleh pihak bank

Jenis Jenis Riba

Ada beberapa jenis dari riba yang perlu anda ketahui, riba itu sebenarnya bisa dikelompokan menjadi dua yaitu riba yang terjadi dari hutang dan ada pula riba yang terjadi pada transaksi jual beli, namun riba hutang itu juga bisa dibagi menjadi 2 lagi yaitu riba jahiliyyah dan juga riba qardh , sedangkan riba jual beli juga bisa dibagi menjadi 2 lagi yaitu riba fadhi dan juga riba nasi’ah, dan penjelasannya bisa anda simak dibawah ini

  1.  Riba Jahiliyah adalah hutang yang dibayarkan lebih dari hutang pokoknya, karena peminjam tidak bisa membayarkan jumlah pinjaman pada waktu yang sudah ditentukan
  2. Riba Qard adalah adalah suatu kelebihan tertentu yang sudah ditetapkan atau sudah menjadi syarat tetap kepada peminjam uang {muqtaridh}
  3. Riba Fadhi adalah pertukaran dari barang yang memiliki jenis yang sama namun memiliki takaran atau ukuran yang berbeda, dan barang yang menjadi pertukaran tersebut termasuk kedalam barang ribawi
  4. Riba Nasi’ah adalah menyerahkan atau menerima barang yang termasuk dalam jenis barang ribawi yang ditukar dengan barang berjenis ribawi lainnya, dan Riba Nasi’ah ini muncul karena terdapat perubahan, perbedaan, antara barang yang diserahkan pada saat ini dengan yang akan diserahkan suatu hari

Dan itulah penjelasan mengenai Pengertian Riba dan juga jenis-jenis dari riba yang masih sering kita temui dalam keseharian kita, tertuma  jenis riba yang didasari oleh utang-piutang yang mungkin paling sering kita temui, sebagai seorang Muslim yang baik hendaknya kita menghindari hal-hal yang berbau riba agar kita tidak sengsara ketika hidup di dunia dan akherat nanti


Laporkan Iklan Ini Tidak Layak
tags: , ,